Monday, June 22, 2015

Didalam air bersama Google Street View


Dalam rangka Hari Kelautan Sedunia (World Oceans Day) yang jatuh pada tanggal 8 Juni, Google yang bermitra dengan XL Catlin Seaview Survey, NOAA National Marine Sanctuaries, dan Chagos Conservation Trust mencoba mengeksplorasi 40 lokasi bawah laut yang tersebar di bumi dan mendokumentasikannya pada Street View dalam layanan Googel Maps.

Google Street View merupakan salah satu fasilitias yang ada pada layanan Google Maps dan Google Earth yang menyediakan gambar/citra panorama dari posisi saat penguna sedang berada di suatu lokasi tertentu di dunia.


Gambar-gambar di Street View yang didokumentasikan dengan kamera khusus yang dipasang pada mobil atau dikendalikan langsung oleh manusia telah berhasil mengumpulkan database masif gambar panorama berbagai jalan raya di dunia, termasuk jalan di kota-kota besar Indonesia.

Sejak berkeliling Jakarta termasuk berbagai penjuru kotanya sejak tahun 2012 lalu, hasil dokumentasi mobil Google Street View bisa dinikmati atau dilihat oleh siapa saja di seluruh dunia melalui browser atau aplikasi mobile.

Setelah selama ini Street View sudah banyak menampilkan berbagai jalan raya di seluruh dunia, Google pun memulai petualangan barunya di lautan. Sebagai "hunian" bagi mayoritas makhluk hidup yang ada di bumi dan faktor penting bagi cuaca dan udara yang manusia hirup, sudah sangat wajar jika lautan menjadi fokus penting bagi umat manusia.


Menurut Google, teknologi Street View yang termuat dalam layanan Google Maps dan Earth juga cocok sebagai media digital untuk pemetaan kondisi laut. Pemetaan atau pencitraan kondisi yang ada di bawah, termasuk makhluk hidup yang di dalamnya diharapkan dapat membantu berbagai pemerhati lingkungan bahkan setiap orang untuk lebih menghargai kekayaan alam di dunia.

Berkaitan dengan Hari Kelautan Sedunia tahun ini, Google bersama ketiga lembaga (XL Catlin Seaview Survey, NOAA National Marine Sanctuaries, dan Chagos Conservation Trust) telah berhasil mendokumentasikan kondisi bawah laut di 40 lokasi seluruh dunia untuk dimuat dalam database imagery Street View.


Cukup dengan sekali klik, pengguna Google Map sudah bisa langsung "menyelam" ke dalam laut untuk melihat dan mengagumi panorama bawah laut yang indah beserta berbagai makhluk didalamnya yang eksotis. Di antaranya, seperti penyu laut (sea turtle) di Solomon Islands, paus bungkuk di Kepulauan Cook, paus putih di laut Australia, dan tentu saja ikan matahari (Mola mola) di Nusa Penida, Bali.

dikutip dari
http://chip.co.id

No comments:

  © Blogger template Inspiration by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP