Monday, March 9, 2020

6 BAHAYA PERUT BUNCIT


perut buncit membuat orang merasa kurang percaya diri. Tak hanya itu perut buncit ternyata mampu memberi efek negatif bagi tubuh jika terus dibiarkan.

Perut buncit terkadang dianggap biasa saja dan dianggap seksi bagi sebagian orang. Padahal perut buncit bisa memicu berbagai penyakit.

Berikut bahaya perut buncit beserta cara mengatasinya dari berbagai sumber:


1. Tingkatkan Risiko Sakit Jantung dan Stroke

Bahaya perut buncit yang pertama ialah mampu meningkatkan risiko sakit jantung dan stroke. Samuel Dagogo-Jack, presiden American Diabetes Associattion mengungkapkan, lemak viseral penyebab perut buncit merupakan lemak pengahasil racun tubuh yang bekerja aktif.


Dari lemak tersebut, terdapat sitokin yakni zat yang meningkatkan risiko sakit jantung. Selain itu, lemak viseral berhubungan dengan tingginya kolesterol jahat atau LDL yang bisa membentuk plak di pembuluh darah. Kemudian menyumbat aliran darah ke jantung dan otak, hingga berakibat stroke.


2. Kolesterol Tinggi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa lemak viseral penyebab perut buncit ikut andil dalam produksi kolesterol jahat atau low-density lipoprotein. Bagi Anda yang sudah menderita sakit jantung dan kadar kolesterol tinggi, sebaiknya mulai mewaspadai kondisi perut buncit jika sudah berlebihan.


3. Risiko Kanker

Bahaya perut buncit selanjutnya mampu menambah risiko kanker di tubuh. hasil studi Prof. Jamie Bernard dan tim yang di publikasikan diMedical News Today, menunjukkan bahwa lemak viseral mampu menghasilkan fibroblast growth factor-2 (FG2) dengan jumlah yang jauh lebih besar, jika dibandingkan dengan lemak subkutan.

Adanya zat FG2 tersebut, ternyata bisa mendorong sel-sel tubuh yang awalnya normal berubah jadi sel kanker. Kasus kanker yang paling sering dialami dari bahaya perut buncit, yakni kanker payudara dan kanker usus besar atau kolorektal.


4. Hipertensi

Bahaya perut buncit yang patut Anda waspadai berikutnya ialah hipertensi. Diterbitkan dalam Journal of American College of Cardiology, para peneliti menemukan bahwa lemak perut yang dalam meningkatkan risiko tekanan darah tinggi sekitar 22 persen, dibanding mereka yang tidak memiliki perut buncit.

Kondisi lemak viseral penyebab perut buncit ada dua macam, tertimbun di bagian dangkal dan lemak dalam. Melansir dari hellosehat.com, bahwa lemak tersebut berada di sekitar organ-organ dalam di rongga perut, seperti sekitar ginjal dan kelenjar adrenal.

Keduanya saling berkaitan dengan pengaturan tekanan darah. Akibatnya, tekanan dari lemak viseral


5. Diabetes

Bahaya perut buncit selanjutnya bisa dialami siapa saja, meskipun Anda tidak memiliki riwayat keluarga diabetes.

Melansir dari Cardio Smart - American College of Cardiology, sebuah studi menunjukkan bahwa lemak perut yang dalam lebih berbahaya daripada lemak dangkal. Terkait dengan lemak viseral dalam masalah kesehatan yang serius, yakni penyakit jantung dan diabetes.

Selanjutnya dikutip dari hellosehat.com, Healthline memperlihatkan bahwa tumpukan lemak viseral menghasilkan retinol-binding protein. Lalu meningkatkan resistensi insulin, hingga meningkatkan risiko diabetes melitus yang lebih tinggi.


6. Mengganggu Fungsi Otak

Bahaya perut buncit berikutnya tidak kalah menyeramkan, yakni mengganggu fungsi otak hingga berakibat demensia dan Alzheimer.

Mengutip dari Healthline, menurut Harvard Womens Health Watch dan the Harvard T.H. Chan School of Public Health, bahwa membawa lemak viseral berlebih bisa meningkatkan kondisi medis jangka Panjang yang mengancam, seperti serangan jantung, diabetes, kanker, dan penyakit Alzheimer.


Dikutip dari merdeka.com
Penulis KURNIA AZIZAH
Judul 6 Bahaya Perut Buncit Beserta Cara Mengatasinya, Cegah Gangguan Fungsi Otak
https://www.merdeka.com/trending/6-bahaya-perut-buncit-beserta-cara-mengatasinya-cegah-gangguan-fungsi-otak-kln.html

No comments:

  © Blogger template Inspiration by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP